Hi, aku ima.
Today i have something for you. This is something big, but simple. Les’t read.
Kali ini kita akan membahas sesuatu yang sering kita hadapi dalam menjalani kehiduoan sehari-hari. Hal ini adalah sifat manusia tentang menghargai dan dihargai. Sebenarnya problematika sifat dan keinginan manusia itu bukan hanya sebatas menghargai dan dihargai, tapi masih sangat luas bahkan jika kita tulis satu persatu, mungkin akan menhabiskan semua kertas putih yang ada di dunia in. Karena itu untuk kali ini kita akan membahas tentang menghargai dan dihargai.
Menghargai dan dihargai adalah dua hal yang berbeda namun memiliki hubungan timbal balik yang sangat kuat, bahkan jika salah satunya tidak ada, maka hubungan timbal balik antara menghargai dan dihargai itu tidak akan berjalan. Jika bercermin dari hakikat, seseorang akan menghargai kita jika kita menghargai mereka. Begitu juga sebaliknya, jika kita tidak menghargai orang lain, maka orang tersebut juga tidak akan menghargai kita. Seharusnya, menghargai orang lain bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, hanya saja kita yang tidak mau untuk melakukannya. Penyebabnya beragam, mulai dari kita yang tidak suka atas sesuatu yang dilakukan oleh orang tersebut, kita yang tidak terlalu peduli, atau bisa saja kita yang selalu dihargai orang lain sehingga kita tidak tau bagaimana rasanya tidak dihargai. Berbagai penyebab tersebut bisa lebih beragam mengingat problema kehidupan setiap orang pasti berbeda-beda. Faktor -faktor tersebut juga bisa berasal dari kita yang tidak bisa menghargai dan juga bisa berasal dari orang yang tidak kita hargai. Pada kasus ini, salah satu hal yang harus kita perangi adalah faktor internal yang berasal dari diri kita sendiri yang membuat kita tidak bisa menghargai orang lain. Jika kita sudah bisa memerangi faktor internal yang berasal dari diri kita tersebut, maka faktor external tidak lagi menjadi masalah sehingga kita dapat menghargai orang lain dengan mudah bahkan jika seburuk apapun perlakuan orang tersebut terhadap kita.
Ada satu hal yang lebih sulit dilakukan daripada berusaha menghargai orang yang telah berusaha untuk kita. Hal tersebut adalah menghargai orang yang tidak pernah menghargai kita. Untuk melakukan hal-hal seperti ini, kita harus bisa melampaui batas diri, sehingga semua orang yang berada disekitar kita tidak menjadi kambing hitam. Hal seperti ini bukanlah hal yang mudah bahkan sangat sedikit orang yang bisa melakukannya. Timbul pertanyaan, kenapa ada orang yang selalu menghargai orang yang tidak menghargai dia? Untuk menjawab pertanyaan seperti ini kita harus benar-benar tau tentang konsisi psikis orang tersebut. Namun dapat dipastikan bahwa 50% penyebab dia melakukan hal tersebut adalah karena ketulusan dan keikhlasan.
Beberapa efek buruk yang dapat timbul karena sifat kita yang tidak menghargai seseorang diantaranya yaitu :
- Hilangnya semangat seseorang untuk berusaha menjadi lebih baik
- Kondisi psikis yang akan berubah drastis
- Dapat menimbulkan depresi
Itu adalah beberapa efek buruk yang akan timbul dari orang yang tidak dihargai. Di sisi lain, ada hal negatif yang akan muncul secara tidak langsung dari seseorang yang tidak bisa menghargai orang lain. Hal tersebut adalah kenyataan pahit yang harus diterima bahwa dia telah membuat orang lain putus asa ketika dia sadar, dampak buruk yang cukup simpel, tetapi lebih menyakitkan dari apa yang diderita oleh orang yang tidak kita hargai. Well, waktu tidak bisa diulang, jadi berusahalah menjadi orang baik dalam keadaan apapun, kapanpun, dimanapun, dan terhadap siapapun.
See you next time. Masih ada banyak hal yang harus kita bahas.
Wassalam.

Waalaikumsalam.. Mantap..
BalasHapusMakasih😀
HapusTerus berkarya adikku👍
BalasHapusSipp bang 👍
HapusKerenn.👍👍
BalasHapusMksih😄
BalasHapusWaah info yg bermanfaat,keren 👍
BalasHapusThanks
Hapuswarna hitam kurang bgus. diganti ya
BalasHapushehe.. ntar dibenahi lg boss
Hapus